Medan | medansumutpos.id
Ketua Nazhir Wakaf Masjid Jami’ Sentosa, Abdul Latif Balatif dan Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Jami’ Sentosa, Ansori, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para Pewakif, atas diserahkannya Akta Ikrar Wakaf ( AIW ) yang diserahkan oleh para Pewakif dengan di saksikan Ka.KUA Kec.Medan Perjuangan, H.Ramlan, MA.
Atas nama Nazhir Wakaf Masjid Jami’ Sentosa saya haturkan terima kasih banyak kepada pewakif Almh. Hj. Mujiah Binti Namin yang diwakili oleh ahli waris. Kita doakan bersama semoga Wakaf Tanah yg diberikan hari ini menjadi amal jariyah yg tak pernah putus kepada Almh. InsyahAllah nantinya Rumah Tahfidz yang kelak akan kita bangun menjadi wadah untuk membangun generasi muda yang Islami.
Penyerahan surat-surat tanah wakaf dari pewakif kepada Nazir Wakaf Masjid Jami’ Sentosa Abdul Latif Balatif SE, Jum’at, (3/11/2023) dihadiri oleh Dan POMDAM I/BB Kolonel CPM Zulkarnain, hadir juga Kepala KUA Kec. Medan Perjuangan H. Ramlan MA, Lurah Sei Kerah Hulu Adi Lazuardi Rahmana, yang mewakili Kapolsek
Medan Timur, Danramil 02 Medan Timur, Kanit HARDA Porlrestabes Medan AKP H. Suhardiman SH, M.Hum, Ketua Nazhir Wakaf Masjid Jami’ Sentosa, M. Abdul Latif Balatif dan Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Jami’ Sentosa, Ansori.
Sebidang tanah yang telah di wakafkan Almh Hj Mujiah binti Namin kepada Nazir Wakaf Masjid Jami’ Sentosa untuk Rumah Tahfidz Qur’an, berlokasi di Jl. Sentosa Lama No 73 A, Kelurahan Sei Kera Hulu Kec. Medan Perjuangan Kota Medan.
Komandan Polisi Militer (Dan POM) Kodam I/BB Kolonel CPM Zulkarnain, SH, dalam sambutannya berharap Rumah Tahfidz Al Quran ini akan dapat melahirkan kader-kader muda yang berakhlakul kharimah.
“Kami berharap dengan adanya Rumah Tahfidz ini akan melahirkan generasi muda yang berakhlakul karimah, yang kelak akan menjadi kader muda masjid yang dapat dibanggakan di masa depan,” ujar Dan POMDAM I/BB Kolonel CPM Zulkarnain SH.
Kolonel CPM Zulkarnain juga mengatakan, bahwa kehadiran rumah tahfidz sangat diperlukan mengingat modernisasi teknologi terutama media sosial yang berpotensi mempengaruhi pola pikir generasi muda.
“Di era gadget dan media sosial sekarang banyak anak muda yang sudah mulai meninggalkan
kegiatan-kegiatan di masjid, berbeda di zaman saya dulu ketika itu kami beserta teman-teman
yang lain sangat kompak di Remaja Masjid sampai membuat kegiatan Mengaji Semalam Suntuk di bulan Ramadhan” tutur Zulkarnain yang menghabiskan sebagian masa mudanya di lingkungan Masjid Jami’ Sentosa Jl. Sentosa Lama.
Sementara itu, Camat Medan Perjuangan Muhammad Pandapotan Ritonga, S.STP mengapresiasi pembangunan Rumah Tahfidz Qur’an tersebut dan akan mendorong kelak pada masa pembangunannya supaya mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Medan.
“Ini tentunya menjadi harapan kita bahwa generasi muda dapat terarah ke arah yang positif dan
nanti mohon pengurus dalam proses pembangunannya dapat terus berkoordinasi agar nanti dapat
kita bersama ajukan untuk mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Medan,” ujar Camat Medan Perjuangan.
Sementara Kepala KUA Kec.Medan Perjuangan H. Ramlan MA dalam kata sambutannya berharap kelak Rumah Tahfidz Al-Qur’an dapat menjadi sarana pendidikan yang komprehensif sehingga generasi yang dilahirkan nantinya tidak hanya memberikan dampak positif di lingkungan sekitar masjid tetapi
dapat juga bersaing dalam kancah nasional maupun internasional.
( Red.01 )














