Medan | medansumutpos.id
Menggelorakan kembali Ghirah/semangat untuk Membela perjuangan Kemerdekaan Mujahid Muslim Gaza-Palestina, Aliansi Ormas- ormas Islam dan Ummat Islam Sumatera Utara, Minggu (9/2/2025) kembali turun ke jalan dengan Berkonvoi sambil menyuarakan dan menyerukan Boikot Produk produk terafiliasi Israel, kepada warga masyarakat di seputaran jalan-jalan di Kota Medan.


Aksi ini di awali dengan subuh Akbar di Masjid Al Falah, kp.dadap jln.Alfalah-Medan, tepat pukul 07.30 wib, konvoi dimulai dari depan Masjid Al-Falah yang ikuti oleh ratusan massa ummat Islam di kota Medan, tampak ormas Islam Kelaskaran Sumatera Utara, dari FPI, MMI dan BP FORMI, mengawal Aksi Konvoi.
Elemen elemen ummat islam kota Medan serta dari berbagai Komunitas, juga meramaikan Aksi kali ini, tampak dari MPTW, Sahabat Hijrahku dan ratusan emak emak dari Majlis Ta’lim pengajian, mengenakan spanduk flasmob dan pernak pernik/bendera Palestina dengan berbagai macam ukuran.
Hampir satu jam lebih para peserta Aksi konvoi mengelilingi kota Medan, sekitar pukul 08.45 wib, tiba di Mesjid Raya Al-Mashun, sebagai titik akhir menggelar orasi dan menyampaikan seruan serta pesan moral kepada ummat Islam Sumatera Utara.
Pantauan medansumutpos.id, di lokasi Aksi Boikot produk terafiliasi Israel, tampak di atas Mobil Komando para orator yang menyampaikan orasinya, dari MUI Sumut dan pimpinan ormas ormas Islam Sumatera Utara, yakni Ketua Persada 212 Sumut Ust.Mukhlis, Ketua Lembaga Dakwah Perbaikan Akhlak Bangsa MUI Sumut Dr.dr.Elman Boy, M.Kes, Sp.KKLP, Tokoh Islam Sumut Prof.Ridha Dharmajaya, Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Medan yang juga Muntasyar Ormas BP FORMI, Ust.Buya Rafdinal, S.Sos, M.AP, Ketum BP FORMI Azhari, Ketua LPD MMI Kota di Medan Ust.Khalid Subrata, Ketua MPTW Abdul Latif Balatif, Pimpinan Sahabat Hijrahku Kamal Khan, Ust.Jumana, dan Ust. Muda Baso.

*Umat Islam Terus Boikot Produk Produk Israel*
Dalam orasinya seluruh para orator menyatakan komidmennya akan terus menggelorakan serta menyuarakan Pemboikotan atas semua produk produk terafiliasi israel yang secara nyata dan jelas telah mendukung Agresor Israel dalam misinya untuk membumihanguskan melenyapkan Palestina.
Seperti dikatakan Ust.Baso, didalam satu Pernyataan seorang anak gadis kecil Palestina yang menyela perkataan Donald Trump, andai kata kamu wahai Donald Trump dari negeri kamu dari rumah kamu, kamu diusir dipindahkan ke Cina maukah kamu…! ataukah kamu dipindahkan ke Afrika maukah kamu…! pertanyaan mendasar dengan menyampaikan mau melakukan itu, apabila ia atau keluarganya yang terkena, maka pasti kamu, Donal Trump, tidak mau kan,” tuturnya.
Sementara Prof Ridha, menyampaikan, kita ummat Islam jangan anggap sepele dengan kita itu teriak-teriak habis-habisan hari ini tapi tidak berdampak, pastikan pulang dari sini kita terapkan di mulai dari diri dan keluarga kita masing masing, ” ajaknya.
” coba tunjuk tangan yang punya aplikasi No Thanks, apakah bapak Ibu sudah pakai aplikasi ini, Aplikasi yang menyatakan bahwa satu produk yang kita pakai terafiliasi Israel atau tidak, ” tanyanya.
Bapak-bapak tandain siapa yang punya aplikasinya, ibu-ibu jangan gaptek minta tolong sama ibu yang punya aplikasi atau bapak punya aplikasi lain, supaya bisa mendownload juga sepakat ya…, maka langkah kita pulang dari sini mau belanja apapun, kita cek, agar jangan ada rasa-rasa darah saudara kita di Palestina kita ikut memakannya, ” harap Prof.
” saudara-saudara semua jangan pernah berhenti berharap bahwa Palestina akan merdeka karena kalau kita berhenti berharap maka mereka akan dengan mudah hilangkan Palestina dari kepala kita.., dari umat muslim kalau kita melupakan mereka, mereka tetap berjuang tapi kita enggak menjadi bagian dari jihad mereka maka jihad kita ini untuk membela mereka, itu ada di sini ada di tangan Bapak Ibu sekalian ada di keseharian kita, ” pinta nya.
Sejalan dengan apa yang disampaikan Prof.Ridha, Buya Rafdinal juga, meminta kepada para peserta Aksi Boikot, dan Tarhib Ramadan 1446 H,
Bahwa Aksi kita ini adalah sebagai bagian dari ikhtiar kita untuk mempersatukan umat menguatkan ukhuwah, menguatkan barisan kita atas perjuangan kita yang belum selesai dan mungkin juga tidak akan selesai yaitu pembelaan kemerdekaan atas rakyat Palestina, dengan Memboikot semua produk produk yang terafiliasi dengan Israel laknatullah, ” ucapnya
Bapak Ibu para Ikhwan sekalian kita akan terus melakukan ikhtiar ikhtiar untuk berjuang membela mempersaudarakan kekuatan umat untuk saudara kita di Palestina ini bukan soal yang baru saja terjadi, ini persoalan panjang di tengah umat Islam.
Dikatakannya, kalau kita baca sejarah Palestina sejak 57 tahun lalu telah dijajah oleh bangsa zionis Yahudi Israel atas persetujuan bangsa-bangsa dunia terutama bangsa Eropa, Amerika dan Inggris tidak akan pernah berhenti untuk mendukung Israel karena memang negara Israel, terbentuk atas dukungan mereka, kalau kita menegaskan bangsa Israel adalah bangsa terkutuk bangsa biadab bangsa yang tidak punya kemanusiaan.
dan itu telah sebutkan di dalam Alquran.” jelasnya.
” Bangsa israel ini tidak diterima keberadaan di negara Eropa, maka Inggris bersama dengan sekutunya Amerika memberikan tanah Palestina untuk Israel lewat perjanjian belford maka sampai sekarang lebih 57 tahun bangsa-bangsa ini telah melakukan dukungan penuh kepada Israel.

Diakhir Aksi Boikot, dilakukan Lelang Amal atas lukisan Masjid Al Aqso dari pemilik, dan hasil lelang sepenuhnya akan dihadiahkan kepada saudara kita di Palestina, dan pada lelang tersebut harga penawaran tertinggi adalah 5 juta rupiah, di beli oleh Prof.Ridha.
( Red 01 )














