Deli Serdang | medansumutpos.id
Satpol PP Deli Serdang kini punya tugas baru dari Bupati Asri Ludin Tambunan, mereka kini ditugaskan di desa-desa.
Satu desa ada satu personil yang ditugaskan untuk menjadi mata dan telinga Pemkab.
“Desa-desanya di 7 Kecamatan yang kita anggap potensi rawan. Ya mereka di sana bisa dibilang patroli. Konsepnya deteksi dini berkaitan Trantibum (ketentraman dan ketertiban umum),” ujar Kasatpol PP Deli Serdang, Marjuki Hasibuan, Senin (16/5/2025).
Personil Satpol PP Deli Serdang sebelumnya sempat menumpuk di kantor.
Hal ini lantaran jumlahnya memang sengaja ditambah sekitar 200-an personil.
Mereka sebelumnya merupakan pegawai honorer di hampir seluruh OPD.
Semenjak awal bulan lalu, suasana di kantor Satpol PP pun kondisinya sudah tidak seramai waktu sebelumnya.
Marjuki Hasibuan menyebut dalam menjalankan tugas baru ini mereka sudah menyesuaikan jarak dan tempat tinggal personil.
Adapun 7 Kecamatan yang saat ini ditugaskan di desa-desanya adalah
1.Kecamatan Lubuk Pakam
2.Kecamatan Pagar Merbau,
3.Kecamatan Tanjung Morawa,
4.Kecamatan Batang Kuis,
5.Kecamatan Percut Seituan,
6.Kecamatan Deli Tua
7.Kecamatan Sunggal.
“Personil kitakan sudah bertambah jadikan bagus mereka kita manfaatkan. (Kedepan) ada beberapa pajak (pasar) memang yang harus kita jaga di situ nanti baru full,” kata Marjuki.
”(Sekarang) pagi hari mereka nggak datang ke kantor lagi tapi langsung bergabung dengan Pemerintah Desa. Ujicoba sampai bulan 7 ini dulu,” kata Marjuki.
Mantan Camat Batang Kuis ini menambahkan untuk selanjutnya sudah memang direncanakan personilnya akan ditugaskan 2 orang untuk masing-masing kecamatan.
Untuk yang di desa kemudian akan dilihat kondisinya.
Satpol PP Deli Serdang Dapat Tugas Baru dari Bupati, Ditempatkan di Desa-Desa 7 Kecamatan
Jika memang masih dibutuhkan di desa tertentu personil akan tetap ditugaskan di tempat itu.
“Anggota kita tugasnya berkoordinasi sama Pemerintah Desa dan Kecamatan. Kalau untuk jam kerjanya sementara jam dinas terkecuali ada hal-hal lain.”
”Kalau ada temuan di lapangan dia nggak bisa masuk harus tetap berkoordinasi ke kantor nggak bisa ambil tindakan cukup informasikan saja,” ucap Marjuki.
Disadari Marjuki selama ini belum ada daerah-daerah lain yang melakukan hal seperti ini.
Namun demikian diyakini kalau dengan menempatkan personil di beberapa desa akan membawa manfaat baik buat masyarakat.
Begitu ada temuan di lapangan disebut tim yang ada di Kabupaten bisa untuk cepat diturunkan. ( Red )














