Medan | medansumutpos.id
1. Mengapresiasi perjuangan sejumlah negara kunci termasuk Republik Indonesia atas terselenggaranya sejumlah upaya diplomasi intensif seperti KTT Syarmu Syekh di Mesir pada tanggal 13 Oktober 2025 yang telah menghasilkan kesepakatan gencatan senjata di Gaza. Juga memahami sikap pemain kunci termasuk Hamas yang menyetujui proposal Trump sebagai dasar perundingan penyelesaian masalah Palestina, khususnya Gaza, dengan prioritas utama penghentian perang dan genosida, pengiriman bantuan kemanusiaan, serta rekonstruksi Gaza yang telah hancur total.
2. Mendukung pemerintah Indonesia untuk terus mendorong negara-negara non blok agar bersatu dalam menghentikan dan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan zionis israel di Jalur Gaza.
3. Meminta pemerintah Indonesia untuk mendesak PBB menghadirkan tentara perdamaian guna mengawal keberlangsungan kesepakatan gencatan senjata. Dan menuntut Dewan Hak Asasi Manusia (Human Rights Council) di Jenewa untuk melakukan investigasi dan memberikan sanksi kepada zionis israel atas pembantaian dan genosida yang dilakukan di Jalur Gaza.
4. Meminta pemerintah Indonesia agar secara proaktif membantu proses penyaluran bantuan masyarakat serta mempermudah misi delegasi kemanusiaan Indonesia untuk masuk ke Jalur Gaza dalam rangka membawa langsung amanah bantuan rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina.
5. Menyeru segenap partai politik, organisasi massa dan lembaga- lembaga sosial kemanusiaan di Indonesia untuk segera bergerak menggalang solidaritas dan bantuan untuk korban kejahatan kemanusiaan dan genosida di Jalur Gaza.
6. Menyeru seluruh bangsa Indonesia dan umat Islam untuk memberikan kontribusi terbaik bagi saudara-saudara kita di Jalur Gaza dalam bentuk do’a, bantuan materil dan non materil untuk membantu meringankan beban penderitaan rakyat Palestina.
7. Mengajak umat Islam untuk melaksanakan shalat ghaib bagi syuhada di Palestina. Serta melakukan Qunut Nazilah guna mendoakan keselamatan bagi bangsa Palestina. Demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan. Semoga Allah menurunkan pertolongan-Nya dan menguatkan langkah- langkah kita dalam membantu perjuangan rakyat Palestina.
8. Mendesak pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas terhadap semua bentuk propaganda dan gerakan pro-Zionis di Indonesia.
9. Mengapresiasi sikap pemerintah Indonesia yang konsisten membela dan memperjuangkan Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat penuh serta menolak penjajahan. Termasuk menolak keikutsertaan pesepak bola dan atlet penjajah israel dalam kompetisi di Indonesia. Diharapkan organisasi olahraga dunia seperti FIFA, WBA, dan Komite Olimpiade Internasional dapat meniru langkah Indonesia dan bersikap adil dengan menjatuhkan sanksi kepada penjajah israel sebagaimana yang mereka terapkan kepada pihak lain.
10. Mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk terus berjuang dan menyuarakan kemerdekaan sejati Palestina, melawan setiap bentuk penindasan terhadap warga Gaza, serta menolak kehadiran israel dan Zionis di mana pun berada.
( Red )














