TANJUNG MORAWA | medansumutpos.id
Bulan suci Ramadan benar-benar membawa berkah bagi warga Kampung Banten, Kecamatan Tanjung Morawa. Denyut ekonomi umat tampak menggeliat melalui Bazzar Ramadan 1447 Hijriah yang diikuti sekitar 100 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Kegiatan yang digelar di Alun-Alun Kecamatan Tanjung Morawa itu menjadi bukti, roda ekonomi masyarakat di wilayah ini, khususnya di Kampung Banten dan Kabupaten Deli Serdang, terus bergerak dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun ini peserta UMKM meningkat hampir 100 pelaku usaha. Ini menunjukkan kreativitas masyarakat semakin tumbuh dan ekonomi ummat mulai bangkit,” ujar Bupati Deli Serdang,
dr H Asri Ludin Tambunan saat meresmikan Bazar Ramadan Kampung Banten bersama Ketua TP PKK Deli Serdang, Ny Jelita Asri Ludin Tambunan, Jumat malam (27/2/2026).
Bupati berharap panitia dapat mencatat perputaran ekonomi selama bazar berlangsung, agar pemerintah daerah memiliki gambaran konkret dampak kegiatan ini bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin tahu berapa besar peredaran uang selama bazar. Dari situ bisa dievaluasi sektor mana yang paling diminati dan dikembangkan ke depan,” jelasnya.
Menurut Bupati, tingginya minat masyarakat berkunjung ke bazar Ramadan menjadi indikator bahwa daya beli umat masih terjaga, meskipun tekanan inflasi masih dirasakan.
“Inflasi ada, tapi selama masyarakat masih belanja dan kegiatan ekonomi terus berjalan, maka pertumbuhan ekonomi daerah tetap stabil,” tegasnya.
Terkait adanya keluhan tagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atas fasilitas umum di area bazar, Bupati menegaskan fasilitas publik tidak seharusnya dikenakan pajak.
“Kalau itu fasilitas umum, kita nolkan. Itu kemungkinan karena kesalahan pendataan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, pada 2025 lalu diterbitkan sekitar 495 ribu SPPT. Namun tahun 2026 jumlahnya dikurangi menjadi sekitar 200 ribu SPPT. Selain itu, masyarakat kurang mampu pada desil 1 sampai 5 dibebaskan dari kewajiban PBB sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil.
“Itulah wujud kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat,” ucap Bupati di sela acara yang dirangkai dengan penyerahan sembako dan tali asih kepada warga membutuhkan.
Sementara itu, Ketua Panitia Bazar Ramadan, Sahrudi Syahid SS, menyebut kegiatan ini merupakan hasil perjuangan panjang panitia dari Senada Productions.
“Delapan tahun kami berjuang membesarkan Kampung Banten. Banyak rintangan, tapi dengan semangat kebersamaan dan dukungan sponsor, Alhamdulillah bazar ini tetap berjalan,” ujarnya.
Bazar Ramadan tahun ini diikuti UMKM dari Dusun III Desa Buntu Bedimbar, Desa Bangun Sari Baru, serta warga Tanjung Morawa dan sekitarnya. Mayoritas stand menyajikan produk lokal masyarakat setempat.
Selain pusat kuliner dan produk UMKM, bazar juga diisi dengan lomba bernuansa Islami seperti lomba azan, baca Al-Qur’an, serta lagu religi. Panitia turut menyediakan musala bagi pedagang dan pengunjung agar ibadah tetap terjaga di tengah aktivitas ekonomi.
Acara yang menjadi agenda rutin tahunan ini turut dihadiri unsur Forkopimcam Tanjung Morawa, OPD, tokoh agama, alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta aparatur Desa Buntu Bedimbar. ( Red )














