MEDAN | medansumutpos.id
Anggota DPRD Kota Medan, Saipul Bahri, mendukung program ongkos gratis bagi pelajar dan mendesak Pemko Medan segera menyiapkan regulasi serta teknis pelaksanaannya agar tepat sasaran, khususnya bagi pelajar dari keluarga prasejahtera di Medan Utara.
Menurutnya, program ini penting untuk meringankan beban biaya transportasi sekaligus mendukung akses pendidikan. Namun, pembahasannya harus matang dan melibatkan OPD terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Bappeda, Bagian Hukum, serta Organda.
“Jika menggunakan APBD sebagai subsidi, harus dipastikan tepat sasaran dan memiliki dasar hukum kuat,” tegasnya.
Usulan ini juga mengemuka dalam rapat Komisi II DPRD Medan bersama Dinas Pendidikan. Anggota DPRD Medan Afif Abdillah, mendorong agar program dimulai dari bus listrik, khususnya trayek Belawan dan Medan Utara yang dinilai sangat membutuhkan subsidi.
Saipul berharap Pemko segera merealisasikan program tersebut, dimulai dari bus listrik, lalu diperluas dengan koordinasi bersama operator angkutan umum.
Dukungan serupa disampaikan Wakil Ketua Komisi II, Modesta Marpaung, yang menilai biaya transportasi pelajar masih menjadi keluhan masyarakat.
Sementara itu, Kadis Pendidikan Medan Ahmad Barli Mulia Nasution, menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menindaklanjuti usulan tersebut. (A.Red)














