MEDAN | medansumutpos.id
Anggota DPRD Kota Medan, Dame Duma Sari Hutagalung, mendesak Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengevaluasi pelayanan dokter dan perawat di Puskesmas Pembantu (Pustu) Tanjung Gusta, Medan Helvetia, menyusul keluhan warga terkait sikap petugas yang dinilai kurang ramah.
Keluhan tersebut disampaikan Piana, warga Jalan Klambir V, Kelurahan Tanjung Gusta. Ia mengaku tidak nyaman saat berobat karena pelayanan dokter dan perawat dinilai kurang bersahabat.
Menindaklanjuti pengaduan itu, politisi Fraksi Gerindra tersebut menghubungi Wali Kota Medan melalui WhatsApp dan meminta agar dokter serta perawat yang dikeluhkan warga dievaluasi, termasuk mempertimbangkan pemindahan tugas.
“Jangan sampai masyarakat yang membutuhkan pertolongan justru merasa tidak nyaman. Pelayanan kesehatan harus ramah, sopan, profesional, dan penuh empati,” tegas Dame Duma, Sabtu (17/10/2026).
Menurutnya, setiap keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti secara serius dan objektif. Jika ditemukan pelanggaran atau kekurangan dalam pelayanan, instansi terkait perlu mengambil langkah sesuai ketentuan.
Dame Duma juga meminta Pemko Medan memperkuat pengawasan terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah agar masyarakat memperoleh pelayanan yang layak dan tidak enggan berobat akibat pengalaman buruk.
Selain pelayanan kesehatan, ia mendorong kecamatan, kelurahan, puskesmas, Dinas Sosial, dan masyarakat meningkatkan koordinasi dalam menangani persoalan warga, mulai dari bantuan sosial, infrastruktur, kebersihan, hingga keamanan lingkungan.
“Setiap keluhan masyarakat harus didengar, diperiksa, dan dicarikan solusi. Pemerintah harus hadir melalui pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar wakil rakyat dari Dapil I tersebut.
Ia berharap Wali Kota Medan segera menindaklanjuti pengaduan warga Tanjung Gusta dan memastikan kualitas pelayanan publik terus diperbaiki.
(A-Red)














