Patumbak I medansumutpos.id
Video viral yang memperlihatkan beberapa siswa berseragam salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Deli Serdang sedang merokok, memantik keprihatinan mendalam sekaligus reaksi tegas dari Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan.
Keprihatinan itu disampaikan Bupati saat meresmikan revitalisasi ruang kelas baru dan toilet Unit Pelaksana Teknis (UPT) Satuan Pendidikan Formal (SPF) Sekolah Dasar (SD) Negeri 101793 Patumbak, bersama anggota DPR RI, Sofyan Tan, Senin (9/2/2026).
Menurut Bupati, peristiwa tersebut telah mencederai nilai-nilai pendidikan dan tidak boleh dianggap sebagai persoalan sepele.
“Saya sangat prihatin melihat video itu. Sekolah seharusnya menjadi tempat membentuk karakter dan kedisiplinan anak, bukan justru membiarkan perilaku yang jelas melanggar aturan,” tegas dr H Asri
Ludin Tambunan.
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Bupati memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Deli Serdang, Suparno, S.Sos., M.S.P., untuk mengambil langkah tegas dan terukur.
“Saya sudah perintahkan Kepala Dinas Pendidikan agar penanganannya tidak hanya sebatas pembinaan. Harus ada punishment. Kepala sekolahnya harus ditegur. Ini berlaku untuk semua kepala sekolah. Jika tidak mampu membina dan mengawasi, maka kepala sekolah akan diberikan sanksi,” ujar Bupati.
Ketegasan tersebut merupakan wujud tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam menjaga marwah dunia pendidikan sekaligus melindungi masa depan generasi muda.
“Ini menjadi peringatan bagi seluruh satuan pendidikan agar pengawasan diperketat dan tidak ada pembiaran terhadap pelanggaran disiplin di lingkungan sekolah,” pungkasnya.
Untuk diketahui, video yang beredar luas di media sosial itu memperlihatkan sejumlah siswa mengenakan seragam pramuka dan seragam olahraga berwarna kuning dengan tulisan salah satu SMP Negeri di bagian belakang baju.
Dalam rekaman tersebut, seorang siswa dan dua siswi tampak mengisap serta mengembuskan asap rokok di hadapan teman-temannya.
Berdasarkan narasi yang menyertai unggahan, kejadian itu diduga berlangsung di area belakang sekolah. ( Red )














