BULAN DZULHIJJAH
“Jika seseorang bersedih atas dosa-dosanya lalu beramal saleh karena kesedihan itu, maka itu adalah bukti keimanannya.” (Ibnu Rajab al-Hanbali)
Memasuki bulan Dzulhijjah, salah satu bulan haram (At-Taubah: 36), bulan istimewa untuk memperbanyak amal saleh sebagai pengganti kesalahan dan kekhilafan kita. “Demi fajar, dan malam yang sepuluh.” (Al-Fajr: 1-2). Ibnu Katsir mengatakan bahwa malam yang sepuluh sebagai 10 hari awal Dzulhijjah.
Nabi ﷺ bersabda, “Tiada hari, amal shalih padanya yang lebih Allah cintai daripada sepuluh hari (Dzulhijjah).” (Abu Daud: 2082). Dalam lanjutan hadits ini bahkan lebih dicintai dari amal jihad, kecuali orang itu syahid. Semoga kita termasuk, “…orang-orang yang bertobat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan.” (Al-Furqan: 70). Aamiin.
_______














