Deliserdang | Medansumutpos.id
Bupati Deliserdang dr H Asri Ludin Tambunan kembali melakukan perombakan besar di tubuh birokrasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang. Sebanyak 207 pejabat resmi dilantik dalam satu hari, Jumat (30/1/2026), di Grha Bhinneka Perkasa Jaya.
Ratusan pejabat yang dilantik terdiri dari 65 pejabat administrator, 86 pejabat pengawas, serta 56 Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Satuan Pendidikan Formal (SPF) atau kepala sekolah. Pelantikan ini menjadi yang terbanyak selama kepemimpinan Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo.
Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Bupati menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan bagian dari regenerasi aparatur sipil negara (ASN) untuk memperkuat kualitas pelayanan publik.
“Ini bukan hanya acara formal. Ini adalah regenerasi. Banyak yang dulu belum mendapat jabatan karena kompetensinya belum cukup. Tahun ini kami beri kesempatan bagi yang siap bekerja di pelayanan publik,” tegas Bupati.
Tak hanya melantik, Bupati juga mengisyaratkan adanya pembenahan serius di sejumlah OPD strategis, khususnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Menurutnya, perombakan struktur hingga tingkat kepala seksi menjadi langkah awal menuju perubahan menyeluruh.
“Pembenahan di Bapenda harus menjadi awal perubahan besar. Kita ingin kinerja yang bersih, profesional, dan berintegritas,” ujar Asri Ludin Tambunan.
Kepada pejabat yang mengalami rotasi atau mutasi, Bupati meminta agar tidak berkecil hati. Ia menegaskan bahwa promosi jabatan terbuka lebar bagi siapa pun yang menunjukkan kinerja dan etos kerja yang kuat.
“Tunjukkan kinerja dan kemauan kerja. Kesempatan promosi selalu terbuka,” katanya.
Secara khusus, Bupati memberi perhatian serius kepada 56 kepala sekolah yang baru dilantik dari total kebutuhan sekitar 440 kepala sekolah di Deliserdang. Ia menegaskan, para kepala sekolah harus menjadi simbol perubahan di lingkungan Dinas Pendidikan.
Bahkan, Bupati mengingatkan bahwa evaluasi terhadap kinerja kepala sekolah, termasuk yang berstatus PPPK, akan dilakukan secara ketat.
“Kita tidak ragu menghentikan kontrak PPPK jika hasil penilaiannya tidak baik,” tegasnya.
Menutup arahannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh pejabat yang dilantik merupakan ujung tombak perubahan di Deliserdang. (Red)














