PERCUT SEI TUAN | medansumutpos.id
Pelantikan H. Rakhmadsyah, SH sebagai Ketua Pengurus Cabang Pencak Silat Penjuru Angin (PSPA) Kabupaten Deli Serdang periode 2026–2030 berlangsung penuh semangat dan optimisme.
Bukan sekadar seremoni, momentum ini langsung “dipanaskan” dengan agenda nyata: pembinaan generasi muda berbasis pencak silat dan gelaran PSPA Cup ke-10 yang akan diikuti 265 peserta.
Dalam sambutannya, Rakhmadsyah tampil tegas dengan visi besarnya menjadikan PSPA sebagai garda terdepan melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dan pergaulan negatif. Ia menilai, pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga alat pembentukan karakter yang kuat di tengah tantangan zaman.
“PSPA harus jadi benteng. Kita tidak hanya melatih fisik, tapi juga membangun mental, disiplin, dan akhlak generasi muda agar tidak terjerumus narkoba,” tegas Rakhmadsyah di hadapan para undangan.
Ia mengungkapkan, saat ini PSPA Deli Serdang telah memiliki 18 gelanggang aktif dan 19 perguruan yang masuk ke lingkungan sekolah. Basis pembinaan ini akan terus diperluas hingga ke desa-desa sebagai langkah konkret memperkuat regenerasi atlet sekaligus membentengi anak-anak muda dari pengaruh negatif.
Tak berhenti pada konsolidasi organisasi, Rakhmadsyah langsung tancap gas dengan menggelar PSPA Cup ke-10. Ajang ini akan menjadi wadah kompetisi sekaligus pembinaan bagi para pesilat muda dari berbagai gelanggang.
“Sebanyak 265 peserta akan bertanding. Ini bukan sekadar kejuaraan, tapi ruang pembinaan agar anak-anak punya arah, punya prestasi, dan menjauhi hal-hal negatif,” ujarnya.
Dari sisi pemerintah daerah, pelantikan ini juga mendapat perhatian serius. Bupati Deli Serdang yang diwakili Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata, Yudi Hilmawan, menegaskan bahwa pencak silat memiliki peran strategis dalam menjaga masa depan generasi muda.
“Pemerintah melihat pencak silat sebagai wadah pembinaan moral dan karakter. Ini penting untuk menangkal ancaman narkoba dan kenakalan remaja yang semakin kompleks,” kata Yudi menyampaikan pesan Bupati.
Acara pelantikan yang digelar di Yayasan Al Itihadiyah, Jalan Masjid, Lau Dendang, turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Yayasan Rusli, anggota DPRD Deli Serdang DR Muhammad Hasan dari Fraksi PKB dan Gendro Yudo Buwono dari Demokrat, serta Maha Guru PSPA Drs. Muliadi, MS.
Sementara itu, Ketua Pengprov PSPA Sumatera Utara, Drs. H. Joni Walker Manik, MM, DS, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelatih melalui konsolidasi menyeluruh. Menurutnya, pembinaan yang terarah akan melahirkan atlet berprestasi sekaligus generasi yang tangguh secara mental.
Pelantikan ini sekaligus menegaskan bahwa Kecamatan Percut Sei Tuan tetap menjadi basis penting pengembangan PSPA di Sumatera Utara. Ke depan, sinergi antara organisasi dan pemerintah diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter kuat.
“Ini investasi jangka panjang. Kita tidak hanya mencetak atlet, tapi menyelamatkan masa depan generasi,” pesannya (Red 01)














