PERCUT SEI TUAN | medansumutpos.id
Pelantikan H. Rakhmadsyah, SH sebagai Ketua Pengurus Cabang Pencak Silat Penjuru Angin (PSPA) Kabupaten Deli Serdang periode 2026–2030 bukan hanya sekadar seremonial organisasi.
Dari sudut pandang Pemerintah Kabupaten, momentum ini dinilai strategis untuk memperkuat pembinaan generasi muda sekaligus menjadi benteng terhadap ancaman narkoba dan kenakalan remaja.
Bupati Deli Serdang yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata, Yudi Hilmawan, menegaskan bahwa pencak silat memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan yang digelar di Yayasan Al Itihadiyah, Jalan Masjid, Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (1/5/2026).
“Pemerintah daerah memandang pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga wadah pembinaan moral, disiplin, dan jati diri generasi muda. Ini penting di tengah tantangan sosial seperti penyalahgunaan narkoba,” ujar Yudi menyampaikan pesan Bupati.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua yayasan Al Itihadiyah Rusli Spd, anggota DPRD Deli Serdang DR Muhammad Hasan dari Fraksi PKB dan Gendro yudo Buwono dari Demokrat.
Maha Guru PSPA Drs. Muliadi, MS, yang hadir memberikan dukungan terhadap pengembangan organisasi pencak silat di daerah serta rekan dari Persaudaraan Ormas Islam ( POI ) Sumut
Dalam sambutannya, H. Rakhmadsyah menegaskan komitmennya untuk menjadikan PSPA sebagai garda terdepan dalam pembinaan generasi muda. Ia menyebut saat ini terdapat 18 gelanggang aktif di Deli Serdang serta 19 perguruan yang telah masuk ke lingkungan sekolah.
Usai moment Pelantikan ini, H.Rakhmadsyah, juga mengungkapkan bahwa PSPA Deli Serdang akan menggelar ajang PSPA Cup ke-10 yang diikuti sebanyak 265 peserta dari berbagai gelanggang sebagai bentuk pembinaan dan ajang kompetisi bagi para atlet muda.
“Ini bukan sekadar pencak silat, tetapi bagaimana kita mendidik anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam narkoba dan pergaulan negatif,” tegasnya
Dari perspektif pemerintah daerah, capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembinaan berbasis olahraga dan budaya masih relevan dan efektif. Terlebih, Kecamatan Percut Sei Tuan disebut sebagai basis penting pengembangan PSPA di Sumatera Utara.
Ketua Pengprov PSPA Sumut, Drs. H. Joni Walker Manik, MM, DS, dalam arahannya juga menekankan pentingnya konsolidasi pelatih untuk meningkatkan kualitas pembinaan. Pengprov, kata dia, berencana mengumpulkan para pelatih guna menyusun strategi pengembangan yang lebih terarah.
Bupati melalui perwakilannya juga berharap, kepengurusan baru di bawah H. Rakhmadsyah mampu memperluas jangkauan pembinaan hingga ke desa-desa, serta bersinergi dengan pemerintah dalam menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.
“Ini adalah investasi sosial jangka panjang. Jika pembinaan berjalan konsisten, maka kita tidak hanya mencetak atlet, tetapi juga menyelamatkan masa depan generasi Deli Serdang,” demikian pesan Bupati. (Red 01)














