
Batang Toru | medansumutpos.id
Dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan mempersiapkan bulan suci Ramadhan, DPD Front Pembela Islam (FPI) Sumatera Utara bersama dengan Hilmi Sumut resmi meluncurkan program pembangunan pipanisasi air bersih sepanjang 3 kilometer di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel.
Sarana Air Bersih Hancur Total Akibat Banjir Bandang
Sarana prasarana air bersih desa yang telah beroperasi selama beberapa tahun ini mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat digunakan akibat banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir tahun 2025. Arus air yang deras membawa material tanah longsor dan puing-puing yang menghancurkan pipa utama serta instalasi pengolahan air secara keseluruhan.
“Pada awalnya setelah kejadian bencana, Pemda Kabupaten Tapsel dan berbagai relawan telah berkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga melalui pengiriman air dalam drum dan pada saat itu DPD FPI Hilmi Sumut membuat sumur bor untuk kebutuhan air bersih khusus nya untuk mesjid Nurul Islam di desa Aek ngadol ujar Ketua DPD FPI Sumut Ust Amru fitriadi dalam sambutan serah terima sumur bor kepada perwakilan Masyarakat Desa Aek ngadol
Masyarakat Berinisiatif, Pihak terkait Beri Dukungan
Melihat kondisi suplai air yang mulai menipis seiring berakhirnya masa tanggap darurat, masyarakat Desa Aek Ngadol secara mandiri mengumpulkan dana dan tenaga untuk membangun kembali sebagian pipa yang rusak. Namun, keterbatasan sumber daya membuat proses pembangunan tidak dapat berjalan maksimal dan hanya mencapai 500 meter dari target yang diinginkan.

Setelah mengetahui kondisi tersebut, DPD FPI Sumut dan Hilmi Sumut segera melakukan kunjungan lokasi dan memutuskan untuk memberikan dukungan penuh. Bantuan yang diberikan mencakup material pipa, alat pemasangan, serta biaya untuk kebutuhan pipanisasi
Sumber Air dari Atas Bukit, Menjangkau Rumah dan Masjid
Sumber air bersih untuk proyek ini berasal dari mata air alami yang berada di atas bukit, sekitar 3,5 kilometer dari pinggiran pemukiman warga. Lokasi sumber dipilih karena memiliki kualitas air yang baik dan tidak terkontaminasi, serta berada di area yang aman dari risiko banjir bandang di masa mendatang.
“Pipanisasi yang akan dibangun ini akan menjangkau sekitar 120 rumah tangga dan 3 masjid di Desa Aek Ngadol. Kami berharap dengan tersedianya pasokan air bersih yang stabil, aktivitas ibadah dan kehidupan sehari-hari masyarakat dapat berjalan dengan lebih baik di bulan Ramadhan nanti,” jelas ketua DPD FPI Sumut Ust Amru Fitriadi
Target Rampung Sebelum Bulan Suci Ramadhan
Proses pemasangan pipa telah dimulai sejak hari peluncuran dan diperkirakan akan selesai dalam waktu 3 minggu ke depan, tepat sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Tim teknis akan melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan kualitas pembangunan dan keamanan selama proses berlangsung.

Pemerintah Desa Aek Ngadol juga telah membentuk tim pengelola untuk mengatur pemakaian dan pemeliharaan pipanisasi setelah selesai dibangun, agar sarana ini dapat bermanfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat. (Eiz)














