Medan | medansumutpos.id
Ketegangan memuncak di Medan menyusul rencana adanya kabar penyelenggaraan acara komunitas LGBT di sebuah hotel ternama pada 31 Juli 2025. Aliansi ormas Islam dan Ummat yang ada di Sumatera Utara, yang terdiri dari Persada 212, FPI Sumut, FUI SU, BP FORMI Sumut, dan MPTW Sumut, serta dari sejumlah organisasi elemen lainnya menyatakan penolakan keras dan mengancam akan melakukan aksi massa yang besar jika acara tersebut tetap kukuh dilaksanakan.
Pernyataan sikap tegas disampaikan oleh Zubeir Ahmad, selaku Sekretaris Ormas Islam Pembela Masjid Sumut, dalam konferensi pers Jum’at, (11/07/2025) Didampingi oleh Ketua dan para pimpinan ormas Kelaskaran, amatan medansumutpos.id tampak hadir Ustd Affan Lubis ( Ketua APMAS), Ustd Satya Bara Yani (Sekretaris DPD FPI Sumut), Ustad Azhari (Ketua BP FORMI Sumut), Ustd.Saiin ( Panglima Laskar FUI SU, Para Laskar MMI, dan Ustad Latif Ba Latif (Ketua MPTW Sumut) Elemen Umat serta Jama’ah, mereka serentak menyuarakan bahwa acara tersebut dianggap menyinggung nilai-nilai agama dan budaya masyarakat Medan yang mayoritas beragama Islam.
Ia juga menyebut acara tersebut sebagai ancaman terhadap dekadensi moralitas kepada generasi muda hari ini dan kedepan.
Suasana konferensi pers diwarnai dengan seruan takbir dan yel-yel penolakan dari para pimpinan ormas dan elemen ummat, yang menegaskan kesiapan mereka untuk turun mengerahkan massa masing masing dan Ummat Islam Medan dan sekitarnya, guna mencegah terselenggaranya acara tersebut.
Pihak kepolisian hingga kini belum ada mengeluarkan pernyataan resmi terkait ancaman aksi massa ini. Situasi di Medan yang sudah kondusif, jangan di Coreng dan di Warnai dengan kegiatan yang melanggar norma agama dan kesusilaan tersebut.
” Kita minta Aparat Keamanan dan pihak terkait agar cepat tanggap atas rencana dari kaum sodom ini, kegiatan tersebut harus di pantau dan jangan pernah di keluarkan izin acara nya, jika tidak ingin Kondusifitas Medan terganggu.
” Aparat harus pantau dengan ketat untuk mengantisipasi potensi konflik di Medan
Ketegangan ini akan menimbulkan reaksi di tengah ummat, kita pertanyakan tentang bagaimana pemerintah daerah akan menangani situasi yang semakin memanas ini. ( Eiz/Red )














