Medan | medansumutpos.id
Bulan suci Ramadhan dimaknai sebagai momentum mempererat persatuan dan memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Hal itu ditegaskan Kapolda Sumatera Utara, Whisnu Hermawan Februanto, saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama di Masjid Al-Hidayah Mapolda Sumut, Senin (23/2/2026).
Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat hingga organisasi kemasyarakatan untuk terus memperkuat ukhuwah dan kebersamaan demi mendukung terwujudnya Polri yang Presisi.
“Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan makna. Momentum ini harus kita jadikan sebagai sarana memperkuat toleransi, menjaga persatuan, dan mempererat silaturahmi di tengah keberagaman,” ujar Kapolda dalam sambutannya.
Mengusung tema “Dengan Semangat Ramadhan, Polda Sumut Bersama Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Ormas Membangun Ukhuwah Islamiyah Guna Mendukung Polri yang Presisi”, Kapolda menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, tetapi merupakan komitmen nyata bersama.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dan kepercayaan publik. Peran tokoh agama, tokoh masyarakat serta ormas sangat menentukan terciptanya situasi kondusif di Sumatera Utara.
“Melalui kebersamaan ini, kita berharap terbangun sinergi yang kuat demi terciptanya Sumatera Utara yang aman, damai, dan harmonis,” tegasnya.
Kapolda juga menekankan bahwa Polri, khususnya Polda Sumut, terus bertransformasi menuju institusi yang Presisi prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. Namun, upaya tersebut tidak dapat berjalan sendiri tanpa kemitraan yang kuat dan komunikasi yang terbuka dengan masyarakat.
“Saya mengajak kita semua menjadikan Ramadhan ini sebagai titik penguatan sinergi. Mari perkuat komunikasi, bangun kepercayaan, dan satukan langkah. Jika Polri dan masyarakat berjalan seiring, maka Sumatera Utara akan tetap aman dan sejahtera,” katanya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut dihadiri Ketua FKUB Sumut, Ketua MUI Sumut, Ketua PW Nahdlatul Ulama Sumut, Ketua PW Muhammadiyah Sumut, Ketua PW Alwashliyah Sumut, Ketua PW LDII Sumut, Majelis Syuro Al-Ittihadiyah, Pimpinan Ponpes Jabal Noor, Ketua Baznas Provinsi Sumut, serta Ketua Gema Santri Nusantara.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial Polda Sumut di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen kepolisian untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra yang humanis dan peduli. (Red)














