MEDAN | medansumutpos.id
21 Desember Hari Kemanusiaan Sumut
Ribuan warga di Sibolga, Padang Sidempuan hingga Aceh Tamiang masih berkutat dengan duka panjang. Banjir bandang dan longsor memorakporandakan rumah, tanah, dan harapan mereka. Di tengah situasi itu, Medan Sumut Pos menegaskan diri bukan hanya sebagai media, tetapi sebagai garda kemanusiaan.
Dalam momentum HUT ke-9 Medan Sumut Pos, 3 Tahun Medan Sumut Pos TV Channel&3 Tahun medansumutpos.id, manajemen mengambil keputusapn besar: mengubah perayaan ulang tahun menjadi Hari Kemanusiaan Sumatera.
Tak ada pesta megah. Tak ada panggung hiburan. Yang ada hanyalah tekad untuk berdiri bersama rakyat yang sedang berjuang di tengah bencana.
Acara puncak Milad pada Minggu, 21 Desember 2025, akan dikemas dalam misi sosial bertajuk:
“Bazaar Amal & Donasi Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera.”
Inilah pembuktian bahwa media bukan sekadar penyampai kabar, tetapi penopang harapan ketika rakyat terpuruk.
Azhari: “Bantuannya Jangan Ditunda! Negara Harus Hadir Penuh.”
Azhari, Pimpinan Umum sekaligus Pemred Medan Sumut Pos TV dan medansumutpos.id, serta Ketua Umum DPP/DPW Ormas Islam Kelaskaran Sumut Barisan Persaudaraan Forum Muslimin Indonesia (BP FORMI) kembali menyuarakan keprihatinan mendalam.
Saat turun langsung ke Aceh Tamiang pada Jumat 5 dan Sabtu 6 Desember, mendampingi sejumlah pengusaha muda menyalurkan 1.500 paket bantuan logistik, Azhari mengakui dirinya sangat terpukul.
“Saya sangat miris. Hampir satu minggu pasca banjir, saudara-saudara kita hidup tanpa lampu, dengan makanan yang sangat minim,” ucapnya dengan suara berat.
Ia menyebut penderitaan warga tampak nyata:
rumah hanyut, ternak mati, anak-anak tidur di terpal yang lembab.
Tak hanya itu, tim juga mencium bau yang menyengat di sepanjang jalur banjir.
“Kami menduga masih banyak mayat saudara-saudara kita yang belum terevakuasi. Terutama yang masih berada di dalam mobil-mobil yang terendam di sepanjang jalan Aceh Tamiang,” ungkapnya.
Atas kondisi mengerikan itu, Azhari meminta pemerintah pusat dan daerah bergerak cepat.
“Ini bukan bencana kecil. Pemerintah harus memaksimalkan bantuan, menambah alat berat di titik kritis, dan segera merekondisi kerusakan. Warga butuh tindakan nyata, bukan laporan di atas kertas.”
Dimulai Sejak Pagi: Donor Darah & Penggalangan Bantuan
Rangkaian kegiatan Hari Kemanusiaan Sumatera dimulai sejak pagi melalui donor darah massal, bekerja sama dengan lembaga kesehatan dan relawan kemanusiaan.
“Setetes darah kita hari ini bisa menyelamatkan nyawa besok,” ujar Azhari.
Selain itu, penggalangan logistik makanan, selimut, pakaian, obat-obatan, perlengkapan bayi sudah dipersiapkan untuk segera dikirim ke titik-titik bencana.
“Media Tidak Boleh Jadi Penonton.”
Azhari menegaskan bahwa Milad tahun ini adalah pesan moral bagi seluruh insan pers.
“Ini bukan ulang tahun biasa. Ini panggilan nurani. Media harus turun ke lapangan, bukan cuma memegang kamera. Jika kita hanya menonton, kita bukan media — kita cuma penumpang.”
Ia menutup dengan pesan kemanusiaan:
“Kita mungkin tak bisa menghapus seluruh luka mereka hari ini, tapi kita bisa jadi bagian dari kekuatan untuk membuat mereka bangkit.”
Seruan Terbuka: Mari Turun Tangan!
Medan Sumut Pos mengajak seluruh warga Sumut untuk terlibat:
✓ Donasi barang & logistik
✓ Donasi dana
✓ Ikut bazaar amal
✓ Donor darah
✓ Bergabung dalam aksi solidaritas kemanusiaan
“Pembaca bukan penonton. Mereka saudara. Ketika saudara ditimpa musibah, kita wajib hadir bukan hanya dengan mikrofon, tetapi dengan tangan, tenaga, dan pelukan,” tutup Azhari.
RANGKUMAN ACARA
📅 Minggu, 21 Desember 2025
📍 Medan Sumut Pos TV Channel & medansumutpos.id
Agenda Utama:
-Donor Darah Massal
-Bazaar Amal
-Penggalangan Donasi Logistik
-Pengumpulan Bantuan Tunai
Untuk Korban Bencana:
Banjir & Longsor Sibolga
Padang Sidempuan
Aceh Tamiang
(Red 01)














