MEDAN | medansumutpos.id Semangat kemanusiaan menggema dalam pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) HILMI (Hilal Merah Indonesia) se-Sumatera Utara yang digelar pada Sabtu (5/8/2026) di Sekretariat DPD HILMI Sumatera Utara.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPP HILMI Pusat Habib Ali Al Hamid, yang memberikan arahan sekaligus motivasi kepada seluruh pengurus untuk memperkuat peran organisasi dalam misi kemanusiaan dan sosial di tengah masyarakat.
Ketua DPD HILMI Sumatera Utara, Ust. H. Sumbo Saing, secara resmi melantik Enam DPW HILMI se-Sumatera Utara, yakni DPW Deli Serdang, DPW Batu Bara, DPW Asahan, DPW Tebing Tinggi, DPW Labuhan Batu, dan DPW Tapanuli Selatan (Tapsel).
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar agenda formalitas, melainkan titik awal pengabdian nyata bagi umat dan kemanusiaan.
“Setelah pelantikan ini, saya meminta seluruh pengurus yang telah dilantik agar langsung bergerak dan bekerja. Kemanusiaan memanggil kita, terlebih saat ini saudara-saudara kita sedang menghadapi bencana,” tegasnya.
Ia menyoroti kondisi bencana alam yang terjadi di Tapanuli Selatan serta erupsi Gunung Sinabung yang kembali menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, HILMI harus hadir sebagai garda kemanusiaan yang sigap, cepat, dan solutif dalam membantu para korban.
Kehadiran berbagai elemen Ormas Islam se-Sumatera Utara semakin menguatkan semangat kebersamaan dalam acara tersebut.
Tampak hadir memberikan sambutan perwakilan dari Ormas Islam Sumut, Ustadz Mukhlis, Ketua Alumni 212 Sumut, yang mengajak seluruh elemen umat untuk bersatu dalam aksi nyata membantu sesama.
Turut hadir pula Ketua Umum Ormas Islam BP FORMI Azhari, tampak juga dari Ketua GNPF Sumut, bersama sejumlah tokoh dan perwakilan ormas lainnya yang menunjukkan dukungan terhadap kiprah Hilal Merah Indonesia di wilayah Sumatera Utara.
Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas organisasi Islam dalam merespons berbagai persoalan sosial dan bencana alam. Dengan semangat kepedulian dan solidaritas, HILMI diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam aksi-aksi kemanusiaan di Sumatera Utara.
Dari Sumatera Utara, seruan kemanusiaan itu kini bukan hanya menjadi wacana, tetapi panggilan untuk bergerak, membantu, dan hadir bagi mereka yang membutuhkan.
(Red 01)














