Medan | medansumutpos.id
Yayasan Masjid Jami India Muslim Sumatera Utara, di Jalan Kejaksaan Medan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan penuh khidmat pada Sabtu, (27/9/2025) Acara ini dihadiri oleh sejumlah undangan, para jamaah, ulama, dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan India Muslim Sumatera Utara, H. Muhammad Sidik Saleh, mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah bekerja keras sehingga peringatan kali ini menjadi yang terbesar selama Masjid Jami India Muslim berdiri. Beliau juga mengajak jamaah untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
*Wakaf Masjid Jami India Muslim Tidak Dapat Diganggu Gugat*
H. Muhammad Sidik Saleh menegaskan bahwa wakaf Masjid Jami India Muslim tidak dapat diganggu gugat karena telah dihibahkan oleh Sultan Deli kepada warga India Muslim pada tahun 1887. Wakaf ini kini telah memiliki sertifikat tanah wakaf seluas 500 meter persegi.
*Kegiatan Peringatan Maulid*
Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana, Imam Syuhada, mengucapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas Dukungan dan Suport yang telah di berikan oleh Direktur Sosial Kemanusiaan dan Dakwah Dompet Dhuafa, KH.Ahmad Shonhaji, MN, dan juga bersedia hadir pada peringatan Maulid tersebut.
Sementara di kesempatan tersebut, KH.Ahmad Shonhaji, MN, pada sambutannya menyatakan bahwa Dompet Dhuafa memiliki program khusus yakni menebarkan kasih dan sayang dengan jalan menapak tilasi jejak masjid-masjid tertua yang ada di Indonesia dan Sumatera Utara, dan Masjid India Muslim ini adalah satu di antara dari empat Masjid tertua yang ada di Sumatera Utara, “sebutnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan seni yang bernafaskan Islami, seperti iringan hadroh dan santunan kepada para yatim. Hadir pula dua sosok ustadz pengisi tausiah, yakni Ustadz Abdul Latif Khan dan Ustadz H. Maikel Anres, LC yang sengaja diundang khusus dari Aceh.
*Sultan Deli dan Wakil Ketua DPRD Medan Hadir*
Sultan Deli ke-14, Sultan Mahmud Lamanjiji Perkasa Alamsyah, juga hadir secara khusus dan teristimewa dalam peringatan Maulid ini.

Wakil Ketua DPRD Medan, Ustadz Rajudin Sagala, dalam sambutannya menyatakan kesiapannya, usai bliau mendengar keluhan dari Ketua Yayasan India Muslim Sumatera Utara, akan Waqaf Masjid yang sebagian dari Waqaf Masjid tersebut telah keluar pula Sertifikatnya.
” Sepenuhnya kita melalui DPRD Medan akan mendukung penuh dan mengawal wakaf Masjid Jamik India Muslim ini yang saat ini terjadi masalah, dan
siap memanggil pihak BPN dan pihak yang terkait untuk membahas tanah wakaf masjid, ” tegas wakil Ketua DPRD Medan ini.
Pada kesempatan tersebut beliau juga mengutarakan bahwa DPRD Medan telah mengesahkan anggaran untuk honorarium imam, khatib, dan ustadz/ustadzah.
*Peringatan untuk Peduli terhadap Palestina*
Di penghujung Maulid, Ustadz Abdul Latif Khan dalam ceramahnya yang singkat mencoba mengetuk dan menggugah hati umat Islam untuk dapat peka terhadap apa yang dirasakan saudara-saudara kita di Palestina atas genosida yang dibuat oleh Israel. Beliau juga mengingatkan bahwa nisbah dari seorang Muslim adalah agamanya yang menunjukkan jati diri sebagai seorang Muslim.

Amatan medansumutpos.id, tampak hadir pula dari Perwakilan Konsulat India, Dewan Pengawas Yayasan India Muslim Sumut, Pasi Kopasgat, Letda Pas Devis Ritonga, Ustd.Zulfikar Hazar.


Di Akhir peringatan Maulid, di serahkanya Cinderamata, kepada masing Tamu Khusus yang hadir. ( Red.01 )














