Percut Sei Tuan | medansumutpos.id
Setelah 5 bulan menunggu Respon atas Keluhan serta Laporan dari Warga Masyarakat khusus yang bermukim dan bertempat tinggal di sepanjang Jalan Pendidikan, pasar 12, Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan, baru senin malam, (1/4/2024) di tanggapi dan di Aspirasi oleh Camat Percut Sei Tuan, dengan Melakukan Razia Pekat ( Penyakit Masyarakat ) Gabungan, melibatkan Muspika Plus, di bantu oleh Tim Gabungan Pemkab Deli Serdang dan para Laskar BP FORMI, terhadap Tempat Hiburan, Rumah Pijat plus plus, Cafe/Warung remang remang, serta Hotel Nusantara.
Namun sayangnya, Razia tadi malam sepertinya terkesan hanya sekedar lewat saja dan tidak tampak maksimal dalam melakukan Razia, tapi setelah di desak warga, barulah Kasie Trantib, Harun yang memimpin Razia, langsung menyuruh dan menginstruksikan kepada Tim, melakukan Himbauan serta Teguran kepada para pemilik Rumah Pijat plus plus dan pengelola Cafe/Warung remang remang, untuk menutup dan tidak membuka usahanya, sesuai dengan Instruksi Bupati Deli Serdang.
Lokasi tersebut kerap di yakini sebagai tempat tumbuh suburnya yang menjadi sumber Penyakit Masyarakat ( Pekat ) dengan keberadaan praktek Rumah Pijat plus plus plus, sangat rentan dengan kehidupan sosial di masyarakat, sebab lokasi yang sangat dekat dengan pemukiman warga, disamping banyak pula wadah pendidikan Formal berada di sekitar nya, yakni SMA N 2, SMP N 8, serta ada beberapa Pondok Pesantren serta Pondok Tahfidz.
Keberadaan sumber Pekat ( penyakit masyarakat ) keberadaannya di kamuflase dengan Praktek Rumah Kusuk Reflexy, hasil pantauan medansumutpos.id, ada belasan yang berada di sepanjang lokasi pasar 12, dan belum lagi Cafe/Warung Remang remang, menambah mencoreng kehidupan sosial dan pendidikan di tengah warga.
Sejalan dengan Razia yang di lakukan oleh pihak Kecamatan, Ketua Umum Ormas Islam DPW BP FORMI Sumut, Azhari sangat menyambut baik Razia yang di lakukan ini pada Bulan Ramadhan, khusus di 10 Akhir bulan Ramadhan, dimana kekhusukan dalam ber ibadah sangat perlu di jaga.
Kita berharap, apa yang di lakukan Tim ini, tidak hanya sebatas di Bulan Ramdhan saja, tapi dapat di lakukan kontiniu dan berkesinambungan, sebab Keberadaan nya sudah sangat Menggangu Kehidupan sosial warga masyarakat terkhusus bagi generasi muda dan anak anak yang menuntut ilmu, sebab lokasi yang sangat dekat dengan warga serta wadah pendidikan, ” tegasnya. (Tim/Red)














