Deli Serdang | medansumutpos.id
Jalan Diponegoro, Lubuk Pakam, berubah menjadi lautan manusia pada Sabtu (22/11/2025) malam. Ribuan warga tumpah ruah menikmati peresmian Car Free Night yang dibuka langsung oleh Bupati Deli Serdang, dr. Asri Luddin Tambunan, bersama Ny. Jelita Asri Luddin Tambunan dan jajaran OPD.
Suasana sepanjang jalan itu mendadak hidup bak pusat wisata malam. Lampu-lampu dekoratif, gerai UMKM, serta panggung hiburan menjadikan Diponegoro seperti ‘nadi baru’ kota pada akhir pekan.
Panggung Meriah, Warga Larut dalam Hiburan
Kegiatan dimulai pukul 20.00 WIB, menampilkan talenta terbaik Deli Serdang seperti Abighail BA Sitompul, Bilqis Aiyrasyah, Rezan Jenitra Bahirana, SGS7 Band, Radycal Band, Gemilang Management, hingga Rizwan Wisesa.
Tepat pukul 21.30 WIB, Bupati tiba dan langsung disambut hangat oleh masyarakat yang telah memadati lokasi.
Dorong Ekonomi Kreatif dan UMKM
Dalam sambutannya, Bupati Asri Luddin menegaskan bahwa Car Free Night bukan sekadar hiburan, tetapi wadah nyata menggerakkan roda ekonomi kreatif.
“Ini bukan cuma acara hiburan. Ini ruang dan kesempatan bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif untuk naik kelas. Pemerintah hadir membuka jalannya,” tegasnya.
Bupati kemudian menyapa masyarakat, mengunjungi setiap stand UMKM, dan duduk menikmati kuliner khas bersama warga. Aroma sate, kopi, hingga jajanan tradisional memenuhi udara malam yang sejuk.
“Malioboro-nya Deli Serdang Ada di Diponegoro”
Di hadapan ribuan warga, Bupati kembali menegaskan komitmennya menjadikan kawasan itu sebagai ikon wisata malam.
“Kalau di Jogja ada Malioboro, di Deli Serdang ada Diponegoro,” ujarnya yang langsung disambut tepuk tangan riuh warga.
Kepala Dinas Kominfostan, Anwar Sadat Siregar, juga menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus mewujudkan janji kampanye Bupati pada Pilkada lalu.
“Evoria ini bukan hanya car free night. Ini awal dari rangkaian kegiatan lain yang akan terus dihidupkan,” jelasnya.
Kembang Api Tutup Malam Penuh Kebersamaan
Meski angin malam bertiup kencang, kemeriahan warga justru makin terasa hangat. Acara ditutup dengan letupan kembang api yang menghiasi langit Diponegoro, mengundang decak kagum warga yang masih enggan pulang.
Car Free Night Diponegoro malam itu bukan sekadar acara — ia menjadi wujud ruang publik yang hidup, tempat warga merayakan kebersamaan, kreativitas, dan optimisme baru bagi Deli Serdang. (Red)














