Anggota DPRD Deli Serdang, M.Dahnil Ginting, SE Hadiri Peresmian.
DELISERDANG | medansumutpos.id
Suasana haru menyelimuti Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Seituan, Minggu (7/12/2025).
Di suasa khusuk dan doa munajat, Bupati Deliserdang, dr H. Asri Ludin Tambunan, meresmikan Masjid Banun Syakirun, sebuah rumah ibadah yang lahir dari hati ikhlas dan pengorbanan.
Masjid megah dengan arsitektur elegan itu berdiri bukan dari proyek pemerintah, bukan pula hasil lelang anggaran tetapi dari niat tulus dari seorang dermawan, Awaluddin Pane, yang mewakafkan hartanya demi kemaslahatan umat.
“Masjid ini bukan sekadar tempat sujud dan sholat. Ini cahaya. Ini tempat membina akhlak, mendidik generasi, dan menyatukan hati masyarakat,” ucap Bupati dengan suara yang terdengar bergetar.
Bukan Hanya Peresmian Tapi Sebuah Renungan
Dalam kesempatan itu, Bupati tidak sekadar meresmikan, tetapi juga turut membuka ruang kejujuran perasaannya. Ia menyampaikan bahwa kisah perjuangan dan niat wakaf Awaluddin Pane membuat hatinya terguncang.
“Almarhumah ibu saya dulu punya mimpi yang sama ingin membangun masjid. Hari ini saya teringat beliau, dan saya berniat meneruskan cita-cita itu. Saya ingin membangun masjid untuk ibu saya, insyaAllah,” ungkap Bupati disambut anggukan haru para jamaah.
Di barisan depan, beberapa warga tampak menyeka air mata. Karena hari itu, bukan hanya masjid yang berdiri tetapi kenangan, kerinduan, dan doa-doa yang tumbuh menjadi nyata.
Harapan dan Pesan Bupati : Masjid Harus Hidup, Bukan Sekadar Berdiri
Bupati berpesan agar Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dan masyarakat tidak membiarkan masjid hanya menjadi bangunan kosong.
“Rumah Allah harus hidup. Harus makmur. Harus menjadi tempat anak-anak belajar akhlak, bukan sekadar tempat singgah salat lima waktu.”
Ia juga mendoakan:
“Semoga setiap rupiah yang disumbangkan, setiap keringat yang menetes, menjadi amal jariyah yang mengalir sampai akhir zaman.”
Pada momen tersebut, hadir sebagai Saksi Sejarah yakni,
Ketua MUI Sumut, Dr H. Maratua Simanjuntak,
Ketua DMI Sumut, Irhamuddin Siregar
,Anggota DPRD Deliserdang, Muhammad Dahnil Ginting, SE, tokoh agama, ulama, dan masyarakat dari Lau Dendang dan sekitarnya.
Mereka hadir bukan sekadar sebagai tamu tetapi sebagai saksi hadirnya sebuah rumah Allah yang lahir dari cinta dan ketulusan.
Masjid Banun Syakirun: Hadiah untuk Umat, Warisan untuk Akhirat
Dengan resminya masjid ini, masyarakat berharap hadir kegiatan-kegiatan keagamaan, pengajian anak maupun dewasa, program sosial, dan syiar Islam yang membawa manfaat.
Karena pada akhirnya masjid bukan tentang marmernya, lampunya, ukuran kubahnya. Tetapi tentang hati yang kembali kepada Allah.
“Masjid ini bukan hanya milik pendirinya. Ini milik kita, milik umat. Tugas kita adalah memakmurkannya, menjaganya, dan meneruskan semangat iman ini untuk generasi berikutnya.” tutur Asril. (Red)














