TEBING TINGGI | medansumutpos.id
Aksi premanisme kembali mencoreng keamanan Kota Tebing Tinggi. Ketua DPW FPI Tebing Tinggi, Ustadz Muslim Istiqomah, SSQ, C.TP, bersama rekannya Muhammad Yusuf, menjadi korban pengeroyokan brutal, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Peristiwa terjadi di Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir. Insiden bermula saat korban melaksanakan Dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar dengan menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan praktik perjudian sabung ayam yang meresahkan masyarakat.
Alih-alih mendapat respons positif, kedatangan korban justru disambut kekerasan. Sekelompok orang yang diduga terlibat aktivitas perjudian langsung melakukan pengeroyokan secara membabi buta.
Aksi brutal tersebut memicu kecaman keras dari berbagai elemen masyarakat. Ketua PPP-AD Zulfikar Nasution, M.A. Ariffandy (Tello), Ketua Kelompok Pemuda Garuda Merah Putih Kota Tebing Tinggi, serta Ketua GEMAN Aswin Tanjung menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk nyata premanisme yang tidak boleh dibiarkan.
“Ini bukan sekadar penganiayaan, ini ancaman serius terhadap ketertiban dan hukum. Aparat harus bertindak cepat, tangkap dan proses pelaku tanpa kompromi,” tegas mereka.
Desakan kuat juga ditujukan kepada Satreskrim Polres Tebing Tinggi, Satpol PP, Koramil, hingga Wali Kota Tebing Tinggi untuk segera turun tangan dan memberi atensi serius.
Selain mengusut tuntas kasus pengeroyokan, aparat diminta menyikat habis praktik perjudian sabung ayam yang diduga menjadi pemicu utama insiden tersebut.
Masyarakat kini menanti langkah nyata aparat penegak hukum. Jika dibiarkan, premanisme dan praktik ilegal dikhawatirkan akan semakin merajalela dan mengancam rasa aman warga.
( Tim/Red )














