JAKARTA | medansumutpos.id
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sekretariat Wartawan Indonesia (SWI) Sumatera Utara menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung gerakan nasional organisasi dengan menghadiri langsung pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SWI yang dirangkaikan dengan agenda besar SWI Green Impact 2026 serta talk show inspiratif, Minggu (19/7/2026), di Grand Ballroom United Tractor, Jakarta Timur.
DPW SWI Sumut yang langsung dihadiri Ketua DPW Azhari, menjadi simbol soliditas dan keseriusan daerah dalam mengawal program strategis SWI ke depan. Tidak hanya sekadar menghadiri seremoni pelantikan, DPW SWI Sumut juga aktif mengikuti rangkaian kegiatan yang mengusung tema besar “From Podium to Movement ” sebuah ajakan nyata untuk mengubah gagasan menjadi aksi konkret, ujarnya Senin kepada medansumutpos.id di Jakarta (20/7/2026) .
Pelantikan DPP SWI periode 2026-2030 berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dihadiri ratusan pengurus dari berbagai daerah di Indonesia. Momentum ini sekaligus menjadi titik awal penguatan peran SWI sebagai organisasi wartawan yang tidak hanya fokus pada jurnalistik, tetapi juga berkontribusi dalam isu-isu sosial, lingkungan, dan ekonomi kerakyatan.
Ketua DPW SWI Sumut, Azhari, menyampaikan bahwa keikutsertaan pihaknya bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari komitmen membangun gerakan nyata di daerah.
“Kami dari DPW SWI Sumut hadir dengan semangat kolaborasi dan perubahan. SWI Green Impact bukan hanya agenda pusat, tapi harus menjadi gerakan bersama hingga ke daerah.
Ini peluang besar bagi wartawan untuk ikut berkontribusi dalam solusi lingkungan dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.
Agenda SWI Green Impact 2026 menjadi sorotan utama dalam kegiatan ini. Program tersebut menampilkan berbagai inovasi pengelolaan lingkungan, termasuk pengolahan sampah menjadi bernilai ekonomis, penguatan UMKM hijau, serta kampanye kesadaran publik melalui media.
Dalam sesi talk show yang berlangsung dinamis, para narasumber mengangkat tema besar “Mengelola Sampah Menjadi Cuan”, yang membuka wawasan peserta tentang potensi ekonomi dari pengelolaan limbah.
Diskusi ini menegaskan bahwa persoalan sampah tidak lagi sekadar isu lingkungan, tetapi juga peluang bisnis dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan konsep unik seperti Green Tunnel, yang memberikan pengalaman visual dan edukatif tentang pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Dengan kehadiran lebih dari 500 peserta dari seluruh Indonesia, acara ini menjadi bukti bahwa SWI terus bergerak maju, membangun jaringan kuat, dan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
DPW SWI Sumut berharap momentum ini menjadi titik awal lahirnya program-program konkret di Sumatera Utara, khususnya dalam mengintegrasikan peran media dengan gerakan sosial dan ekonomi berbasis lingkungan.
“Dari Jakarta, untuk Indonesia. Dari SWI, untuk perubahan nyata,” pungkas Azhari. (Red 01)














