Aceh Tamiang | medansumutpos.id
Di tengah duka dan penderitaan yang dialami masyarakat Aceh Tamiang, nilai keikhlasan dan kepedulian kembali ditunjukkan wakil rakyat. Anggota DPRD Deli Serdang, H. Rakhmadsyah, turun langsung menyambangi warga Desa Serba Dusun Alur Hitam, Kecamatan Tamiang Hulu, Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (13/1/2026), untuk menyerahkan bantuan sekaligus memberikan penguatan moril kepada warga terdampak musibah.
Dalam kegiatan kemanusiaan tersebut, H. Rakhmadsyah didampingi dr. Dewi Fitriana, MKes, Anggota DPRD Provinsi dari PKB, Al Ustadz Ismail, SPdI, Jamaah Pengajian Ar Rakhmad Percut, serta jajaran PAC PKB Kecamatan Percut Sei Tuan, bersama relawan yang turut menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat Aceh Tamiang.

H. Rakhmadsyah yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi I DPRD Deli Serdang serta Sekretaris DPC PKB Deli Serdang menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan semata membawa bantuan materi, namun lebih dari itu, membawa pesan ketabahan, keikhlasan, dan harapan bagi masyarakat yang sedang diuji musibah.
“Tabah dan ikhlaslah menghadapi semua ini agar menjadi ibadah. Yakinlah, bagi siapa pun yang ikhlas menerima ujian, Allah SWT akan menggantinya dengan sesuatu yang jauh lebih baik,” ujar H. Rakhmadsyah di hadapan warga.
Ia juga menekankan agar bantuan yang disalurkan tidak dinilai dari jumlah maupun bentuknya. Menurutnya, keikhlasan dan kepedulian menjadi landasan utama dari aksi kemanusiaan tersebut.
“Bantuan yang kami berikan jangan dinilai dari jumlah dan benda yang kami bawa. Keikhlasan kami menjadi dasar kami melakukan semua ini,” tegasnya.
Aksi sosial yang dilakukan bersama jajaran pengurus PKB, tokoh agama, jamaah pengajian, dan relawan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Warga menilai, kehadiran langsung para wakil rakyat dan tokoh masyarakat di tengah kondisi sulit jauh lebih bermakna dibandingkan sekadar bantuan materi.
Kehadiran H. Rakhmadsyah bersama rombongan di tengah masyarakat Aceh Tamiang menjadi bukti nyata bahwa solidaritas dan rasa kemanusiaan masih hidup. Di balik duka dan keterbatasan, harapan dan keyakinan terus dirajut bersama, bahwa setiap cobaan akan berlalu dengan janji kebaikan dari Allah SWT.
(Red 01)














