Percut Sei Tuan | medansumutpos.id
Kembali terjadi kasus Begal di sepanjang Jalan Pendidikan Pasar XII antara Desa Bandar Klippa dan Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Peristiwa tersebut di alami oleh seorang Supir Ojol, yang pagi itu melintas di Jalan Pendidikan tersebut, Rabu, ( 23/7) jelang shalat Subuh, sekitar pukul 05.05 Wib.
Korban x yang mengendarai Sepeda Motor Honda Beat, dari hasil informasi serta keterangan yang di peroleh Media medansumutpos.id, dari warga sekitar dan Jama’ah Masjid Al Surtha, yang kebetulan saat itu melintas dan hendak mau shalat subuh, menjelaskan bahwa usai kejadian sepeda motor korban di rampas oleh para pelaku Begal yang berjumlah dua orang pelaku dengan membawa senjata tajam (sajam) berupa kelewang, saat itu korban diancam, untuk menyerahkan kendaraan yang di kendarainya kepada para begal
Warga yang melihat korban terpaku berdiri di pinggir jalan setelah korban menyerahkan kendaraannya kepada pelaku Begal, minta di antarkan ke rumah korban yang berada di daerah Batang Kuis.
*Warga Masyarakat Minta Polrestabes Tingkatkan Patroli.*
Warga masyarakat sekitar lokasi, Agus Damanik, yang kebetulan beberapa bulan lalu, anaknya juga menjadi korban Begal, di lokasi yang sama, meminta aparat kepolisian untuk dapat meningkatkan Patroli Keamanan di daerah Pasar XII, khususnya di sepanjang jalan Pendidikan Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan.
” saya selaku warga di pasar XII ini, meminta dengan sangat, agar aparat kepolisian Polrestabes Medan, khususnya Tim Anti Begal, dapat meningkatkan keamanan di waktu yang rawan atas tindakan kejahatan Begal yang kerap terjadi, ” pungkasnya.
Agus yang juga merupakan salah satu Jama’ah Masjid Al Surtha, pada kesempatan tersebut juga meminta kepada aparat kepolisian, agar menindak segala bentuk kejahatan Gank Motor dan para pelaku Begal, yang sering melintas di daerah kami ini, secara bergerombol, sehingga warga sekitar menjadi resah akibat ulah mereka, ” pintanya. ( A/Red )














