Medan | medansumutpos.id
Dalam membangun dan Menguatkan Ukhuwah Islamiyah di antara Ormas Islam Kelaskaran Sumut serta menyambut datangnya bulan yang di muliakan oleh seluruh ummat Islam di seluruh Dunia, FPI Sumatera Utara/Medan dan DPP/DPW BP FORMI, Menggelar Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Bersama.

Kegiatan Kolaborasi sesama Ormas Islam Kelaskaran yang kali pertama dilakukan ini gelar di Markas Syariah Medan, Jln.H.Adam Malik, Kel.Glugur kota Kec.Medan Barat, Sabtu (15/2/2025)
Acara tersebut di hadiri Ketua Umum BP FORMI, Ust.Azhari bersama Jajaran Pengurus dan para Laskar khusus, hadir Sekretaris Daerah DPD FPI Sumut, Ust.Satia Barayani, Ketua DPW FPI Medan, Ust.Nasir, Sekretaris LPI Sumut, Ust.T.Eis Pribadi, Lembaga Dakwah Front, Ust.Febri, Wali Laskar Medan, Muttaqin, para Laskar Laskar dari FPI maupun dari BP FORMI, serta perwakilan dari Masyarakat Pembela Tanah Wakaf ( MPTW )

Ketua umum BP FORMI, dalam sambutan, di acara peringatan isra mi’raj, mengungkapkan perlunya Ukhuwah yang kuat, Kebersamaan dan Persatuan yang Solid di antara Ormas Ormas Islam, terkhusus Ormas Islam yang berbasiskan atas Kelaskaran di Sumatera Utara ini.
Menurutnya, saat ini makin hari makin di rasakan Ukhuwah itu semakin tergerus dengan berbagai hal dan kepentingan keduniaan semata, mengabaikan kepentingan bersama untuk terjaganya Ukhuwah Islamiyah yang benar benar menurut pandangan Islam, tidak merasa menjadi satu ormas yang paling besar
, mengabaikan Tali persaudaraan Ukhuwah yang sebenarnya di jaga.


sementara tantangan dan problema ummat yang di hadapi makin hari makin masif dan tak terbendung bertubi menghantam umat Islam, “ungkapnya.
Sejalan dengan apa yang di utarakan oleh Ketua BP FORMI, Ketua DPW FPI Medan, Ust. M.Nasir juga merasakan akan tantangan yang sudah sangat besar di hadapi umat Islam saat ini baik dari luar Islam maupun datangnya dari orang orang Islam itu sendiri yang hanya untuk mengakomodir kepentingan dari oknum dan sekelompok orang saja,” katanya.
Coba lihat, kata Ust yang di kenal tegas ini, bagaiman orang orang yang tidak paham atau memang sengaja, di pertontonkan oleh oknum perusak Islam, seperti apa yang terjadi pada pembukaan MTQ Tingkat Medan Kota, sabtu yang lalu, di situ umat Islam itu merasa di lecehkan, dengan tampilan busana ala Ala Koboi yang tidak menutup Aurat, serta di tampilkan pula Atraksi Disko/Tarian Dancer yang telah merusak tatanan etika dan adab, di dalam pelaksanaan gelaran nuansa Keislaman yang religius.
” kita dari FPI Sumut sangat mengecam dengan keras dan tegas apa yang terjadi di acara pembukaan tersebut, hal yang tak patut di pertontonkan oleh panitia MTQ di hadapan Ummat Islam, ” ucapnya Tegas.

Acara Isra Mi’raj Nabi Muhammad saw, yang menghadirkan Pentausiah dari salah satu ulama yang berasal dari Kabupaten Simalungun, yakni Al-Ustd Zulfikar Syafiq, S.P.di, murid dari Ulama Siantar, atau yang akrab di sapa Abun Siantar.
Dalam penyampaian awal di acara Isra Mi’raj tersebut, Ustd.Zulfikar mengucapkan rasa syukurnya atas terlaksananya peringatan isra mi’raj yang di selenggarakan atas Kolaborasi antara FPI dan BP FORMI ini, kegiatan bersama ini dalam mewujudkan serta untuk merajut ukhuwah, mengukuhkan rasa persatuan dan Kesatuan sesama Ormas Islam Berbasis Kelaskaran,” tuturnya.
Sementara di dalam kajian dan uraian isra mi’raj, yang dirangkai dengan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, ustd.Zulfikar
Menyinggung tentang perintah shalat, yang lebih tinggi dan utama derajatnya, yang sudah di perintah Allah swt, sementara terkait bulan ramadhan, Ust.ini juga berpesan, siapapun dia orang Islam, kalau dia terpanggil hatinya, maka bergembiralah ia menyambut datangnya bulan suci Ramadan, di dalam satu hadis di sebutkan, jika seorang muslim bergembira dengan datangnya bulan Ramadhan, maka Allah akan haramkan jasadnya disentuh oleh api neraka. ( Red 01 )














