Percut Sei Tuan | medansumutpos.id
Penantian panjang nelayan Bagan Percut akhirnya berbuah manis. Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bagan Percut kini tampil lebih layak dan resmi dioperasikan setelah diresmikan Bupati dr H Asri Ludin Tambunan, Jumat (13/2/2026).
Peresmian TPI ini dirangkai dengan pencanangan program Kampung Sehat Intervensi Stunting (KASIH) di Kecamatan Percut Sei Tuan. Kehadiran fasilitas baru langsung disambut antusias para nelayan dan pedagang ikan.
“Sekarang jauh lebih layak dibandingkan sebelumnya saya datang ke sini. Saya berharap ini bisa menambah semangat nelayan sekaligus menarik lebih banyak pembeli,” ujar Bupati saat meninjau langsung kondisi TPI.
Sejumlah fasilitas penunjang telah disiapkan, mulai dari cold storage, kantin, hingga area parkir yang lebih tertata. Dengan sarana tersebut, aktivitas bongkar muat ikan dan transaksi jual beli diharapkan berjalan lebih cepat, higienis, dan nyaman.
Bupati juga menegaskan kepada Dinas Perhubungan agar memastikan tidak ada praktik pungutan liar di kawasan TPI.
“Kita ingin pembeli merasa aman dan nyaman. Jangan sampai ada kutipan-kutipan yang membuat orang malas datang ke sini,” tegasnya.
Lebih jauh, Bupati menargetkan TPI Bagan Percut tidak hanya menjadi pusat transaksi ikan bagi warga sekitar, tetapi juga mampu menarik minat pembeli dari luar wilayah Kabupaten Deli Serdang.
“Dengan kondisi yang lebih baik seperti ini, saya yakin orang-orang dari luar daerah pun mau datang langsung ke Bagan Percut,” tambahnya.
Selain TPI, geliat ekonomi pesisir juga diperkuat dengan keberadaan rumah makan khas laut yang menyajikan hasil tangkapan segar nelayan. Kombinasi lelang ikan dan wisata kuliner laut ini diyakini akan menjadikan Bagan Percut sebagai destinasi baru bagi masyarakat luar daerah.
Kini, harapan nelayan tak lagi sebatas mimpi. Dengan TPI yang lebih modern dan tertata, roda ekonomi pesisir Bagan Percut diharapkan terus berputar dan kesejahteraan nelayan semakin meningkat (Red)














