DELISERDANG | medansumutpos.id Momentum penting bagi kehidupan keagamaan di Kabupaten Deli Serdang kembali ditegaskan. Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Deli Serdang masa khidmat 2026–2031 resmi dikukuhkan, Senin (5/10/2026), di Aula Cendana Lantai II, Lubuk Pakam.
Dalam momen strategis ini, Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menegaskan bahwa peran ulama tidak lagi sekadar simbol, MUI harus menjadi garda terdepan dalam memperbaiki moral masyarakat yang saat ini menghadapi berbagai tantangan serius.
“MUI adalah mitra pemerintah dalam pembangunan, khususnya bidang keagamaan. Sinergi ini sangat penting untuk menjawab tantangan moral di tengah masyarakat,” tegas Bupati.
Tantangan Moral: Kemiskinan, Ambisi, dan Salah Tafsir Agama
Bupati tidak menutup mata terhadap realita sosial. Ia menyebutkan, penurunan moral masyarakat tidak berdiri sendiri, tetapi dipengaruhi oleh berbagai faktor krusial seperti:
Tekanan ekonomi dan kemiskinan
Ambisi berlebihan
Kesalahan dalam memahami ajaran agama
Menurutnya, kondisi ini membutuhkan kolaborasi nyata antara pemerintah dan ulama dalam membangun akhlakul karimah.
“Ini tugas kita bersama untuk membangun akhlak masyarakat Deli Serdang,” ujarnya tegas.
62 Pengurus Dikukuhkan Kaya Hasibuan Pimpin MUI
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua MUI Sumatera Utara Maratua Simanjuntak.
Struktur kepengurusan terdiri dari:
62 orang total pengurus
30 Dewan Pertimbangan
32 Pengurus Harian
Adapun kepengurusan inti:
Ketua: Kaya Hasibuan
Sekretaris: Zulkarnaen
Bendahara: Surya Putra
Komitmen Pemkab : Siap Dukung Program Umat
Dalam pernyataannya, Bupati Asri Ludin juga menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk mendukung setiap program MUI yang berorientasi pada kemaslahatan umat.
“Pemda siap mendukung seluruh kegiatan yang tujuannya untuk umat, sekaligus mendorong kemandirian organisasi,” katanya.
Pesan Tegas MUI Sumut: Jabatan adalah Amanah
Ketua MUI Sumut, Maratua Simanjuntak, mengingatkan bahwa jabatan di tubuh MUI bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dijaga dengan penuh integritas.
“Modal utama pengurus adalah kepercayaan. Jaga itu dengan sebaik-baiknya,” pesannya.
Ketua MUI Deli Serdang: Siap Jadi Penyangga Pembangunan
Dalam sambutan perdananya, Ketua MUI Deli Serdang, Kaya Hasibuan, mengajak seluruh pengurus untuk tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga hadir di tengah masyarakat sebagai penggerak moral dan spiritual.
“Kita harus siap menjadi penyangga pembangunan, dengan memperkuat akhlakul karimah demi Deli Serdang yang religius dan berkelanjutan,” ujarnya. ( A.Red)














